Bahasa merupakan alat yang sanga urgent dalam siklus kehidupan yang senantiasa berputar, dan terkadang perputarannya tidak searah dengan arah langkah kita... hal ini merupakan suatu permasalahan yang teramat sangat krusial. lantas apakah langkah solutif yang harus kita geluti agar kita dapat terbebas dari segala problem? "Belajar".
Mari kita belajar... !, Belajar apa? saya ingin belajar berdagang, kerena saya ingin jadi pedagang. deretan percakapan yang sperti ini terlampau sering hadir dalanm indera dengar kita...
Belajar teramat luas maknanya. terlampau banyak aspek pengetahuan yang harus kita selami. sesungguhnya belajar itu adalah membaca, membaca segala hal yang terpampang... sebagaimana syang khalik menuturkan: Iqra' (Bacalah), inilah langkah awal yang harus kita lakukan agar kita bisa menjadi apa yang kita inginkan.
Apakah "Baca" yang dimaksudkan disini? Membaca Buku-buku dan sejenis lainya.. jangan lah kita mendefinisikan "baca" adalah membaca buku yang tertulis... yang hanya sekedar menggunakan alat ucap. namun kita harus membaca dengan sagala indera kita.
Kenyataannya terlampau banyak sosok sukses yang tidak mengeyam dunia pendidikan/buta huruf(tidak bisa membaca buku) namun mereka bisa lebih baik dan berhasil. Mengapa demikian? karena pada hakiaktnya, untuk mendapatkan pengetahuan itu sangat komplek.
Marilah menatap alam dan membacanya dengan segala indera kita, Karena inilah hakikat belajar yang sesungguhnya.
NIKMATI SUGUHAN PENUH MAKNA
BAGAIMANA MEMBACA...?,BAGAIMANA MENYIMAK...?, BAGAIMANA MENULIS...?
SEMUA INI AKAN TERJAWAB DENGAN CARA
FILE-FILE MULTI SCIENCE PADA
SIG IN NOW TO
http//karyaciptameet
Search to google
FILE-FILE MULTI SCIENCE PADA
SIG IN NOW TO
http//karyaciptameet
Search to google
PUISI MERUPAKAN:
Deretan diksi penuh makna,,,
Terkulai rasa kala menatap,,,
Tersanjunng diri kala bersanding,,,
Deretan luka duka wadah berkaca,,,
Semaikan......! segala modal khasanah
Terkulai rasa kala menatap,,,
Tersanjunng diri kala bersanding,,,
Deretan luka duka wadah berkaca,,,
Semaikan......! segala modal khasanah







Tidak ada komentar:
Posting Komentar